Love Story
Pertemuan kami berawal dari Instagram di awal tahun 2025. Dari sekadar berkirim pesan, kami menjadi dekat dan berpacaran. Waktu itu, dunia kami hanya seputar mencari tempat liburan dan kulineran. Namun, sebuah konflik membuat kami sempat berjalan sendiri-sendiri dan menjadi asing.
​Jembatan komunikasi kami terbuka kembali lewat hal sederhana: urusan berlangganan Netflix. Sejak itu, kami mulai sering mengobrol, dan memutuskan balikan, kali ini kami hanya seputar mencari foto box dan kuliner, hingga akhirnya harus putus kembali karena ego dan keinginan untuk fokus pada diri masing-masing.
​Setelah sempat asing lagi, momen ulang tahun menjadi titik balik kami. Ucapan ulang tahun untuk Farhan berujung pada ajakan makan bersama. Begitupun saat Sesy ulang tahun, Farhan memberikan ucapan dan mengajak pergi ke sebuah kafe di Bogor.
Di sana, meski Sesy sempat ragu dan enggan untuk kembali menjalin hubungan yang trauma akan kegagalan, Farhan justru menunjukkan keseriusan yang nyata.
​Farhan membuktikannya dengan datang ke rumah membawa sang paman untuk melamar secara pribadi. Setelah keluarga Sesy memberikan restu, Farhan memboyong ayah dan ibunya untuk pertemuan keluarga resmi. Sederhana, hanya keluarga inti, namun sangat khidmat.
​Dua bulan pascalamaran, kami sepakat untuk mengikat janji suci pada 4 Juli 2026. Memulai babak baru untuk membina rumah tangga yang sakinah.