When We Met
Tidak ada yang benar-benar kami rencanakan dari awal. Semuanya berjalan begitu saja berawal dari pertemuan sederhana, tanpa ekspektasi tanpa cerita besar yang langsung terasa istimewa. Hanya dua orang yang saling menyapa, lalu perlahan menemukan kenyamanan dalam percakapan kecil yang terus berlanjut. Hari demi hari tanpa kami sadari, kebersamaan itu menjadi sesuatu yang kami tunggu tawa ringan berubah menjadi rasa yang lebih dalam. Dari awalnya biasa saja, tumbuh menjadi sesuatu yang tak lagi bisa diabaikan.
Namun perjalanan kami bukan tanpa ujian. Ada jarak yang memisahkan, ada ego yang harus direndam, dan ada masa dimana semuanya terasa tidak pasti. Kami pernah berada di titik lelah mempertanyakan apakah semua ini layak untuk diperjuangkan.
Tapi entah bagaimana, setiap kalian hampir menyerah, selalu ada alasan untuk kembali. Selalu ada rasa yang lebih kuat dari keraguan. Kami belajar bahwa cinta bukan hanya tentang bahagia, tapi juga tentang memilih untuk tetap tinggal bahkan di saat keadaan tidak baik-baik saja.